Tanda Akhir Zaman
Suhbah Mawlana Shaykh Muhammad Adil ar-Rabbani QS di Akbaba Dergah, Istanbul, Turki. Ba’da Subuh 28 Desember 2021 (24 Jumadil Awwal 1443 H).
السلام علیكم ورحمة الله وبركاته. اَعُوْذُ بِاللهِ من الشیطان الرجیم بسم الله الرحمن الرحیم. الصلاة والسلام على رسولنا محمد سید الأولین والآخرین. مدد یا رسول الله، مدد یا ساداتي أصحاب رسول الله، مدد یا مشایخنا، دستور مولانا الشیخ عبد الله الفائز الداغستاني، شیخ محمد ناظم الحقاني، مدد. طریقتنا الصحبة والخیر في الجمعیة
Baginda Nabi ﷺ pernah bersabda bahwa segala sesuatu akan kehilangan keberkahannya di akhir zaman. “تقارب الزمان ” – Waktunya (Hari Kiamat) sudah dekat. Dan waktu akan berlalu dengan sangat cepat, itu pun tidak akan memiliki keberkahan, demikian sabda Baginda Nabi. لن يكون له بركة
Ini adalah tanda-tanda akhir zaman. Terdapat tanda-tanda besar dan tanda-tanda kecil. Dan saat inilah tanda-tanda kecil telah nampak. Namun demikian, tanda-tanda yang besar juga hampir muncul. Dan yang saat ini telah terjadi adalah waktu yang kehilangan keberkahannya. Saat ini beberapa orang berkata, “Apa yang harus aku lakukan? Aku bosan.” Kalian tidak perlu bosan. Lagipula waktu terus berjalan dengan cepat. Satu tahun telah berlalu dan tahun depan akan datang. Dan itupun akan berlalu dengan cepat. Siapa pun yang ditakdirkan untuk hidup maka akan hidup. Dan siapa pun yang tidak ditakdirkan untuk tidak hidup maka ia akan mati.
Orang-orang merasa senang dengan berlalunya waktu. Mereka berkata, “Tahun ini segera berlalu, dan tahun depan akan datang. Tahun yang akan datang akan lebih baik dan lebih baik lagi.” Mereka dengan sangat bersemangat mempersiapkan diri dari sekarang. “Kita akan merayakan [pergantian tahun]!” Kalian tidak akan merayakannya, tetapi justru malah menjadi terhina. Tidak ada yang selain itu. Tahun yang akan datang tidak akan menjadi lebih baik dengan cara kalian merayakannya dan menjadi terhina. Bahkan sebaliknya, jika kalian merayakannya dalam kedurhakaan [kepada Allah ﷻ], maka sepanjang tahun nanti akan menjadi buruk, dan tidak baik sama sekali. Semoga Allah ﷻ melindungi kita semua dari hal tersebut.
Sebenarnya, waktu setahun itu tidak ada nilainya. Namun dalam soal waktu, jam demi jam, orang telah mengatur hidup mereka sesuai dengan keinginannya sendiri. Waktu akhirnya berlalu begitu saja. Tidak ada sesuatu yang berharga atau hal yang dimuliakan dalam masa setahun. Oleh karena itu, kita tidak perlu terlalu bergembira karena satu tahun telah berlalu dan akan datang tahun yang baru.
Kalian harus bersyukur kepada Allah ﷻ setiap hari. Bersyukur karena kita masih hidup serta begitu banyak nikmat yang telah kita terima. Dan [yang terpenting] adalah, kita hidup dalam naungan Islam. Kebaikan datang kepada kita dengan Islam, bukan yang lain. Setahun telah berlalu dan tahun baru akan datang. Jika kalian dalam keadaan baik, maka kalian harus bersyukur kepada Allah ﷻ. Kalian tidak dapat dikatakan bersyukur jika kalian melawan [ajaran] Allah ﷻ . Rasa syukur dan pujian hanya dapat dilakukan dengan ketaatan kepada Allah ﷻ.
Orang yang melakukan hal ini [yaitu perayaan tahun baru] mereka sebenarnya tahu bahwa apa yang mereka lakukan bukanlah sesuatu yang cerdas. Hidup kita semakin pendek. Tetapi tidak penting menyadari bahwa hidup kita di dunia ini semakin pendek. Itu adalah ketentuan dari Allah ﷻ. Yang lebih penting adalah [bagaimana] sisa hidup kita agar tidak sia-sia. Tidak hanya secara jasmani, namun kita tidak boleh menyia-nyiakan hidup kita secara ruhani. Ketika hidup disia-siakan secara fisik, maka Allah ﷻ akan memberikan orang itu sesuai dengan rezekinya. Tetapi secara spiritual, jika kita menghabiskan hidup kita dalam kedurhakaan kepada Allah ﷻ, maka kita harus bertobat dan memohon ampunan dengan mengatakan, “Semoga Allah ﷻ mengampuni kita atas perbuatan dan dosa yang telah kita perbuat sepanjang tahun ini”. Kita harus memohon kepada Allah ﷻ dalam taubat agar Dia ﷻ mengampuni semua kesalahan yang telah kita lakukan, insya Allah.
Semoga Allah ﷻ memberikan keberkahan pada waktu kita dan keberkahan di segala sesuatunya, insya Allah.
ومن لله التوفیق. الفاتحة
(/mn 29122021)
Leave a Reply