Taatilah Ulil Amri
Suhbah Mawlana Shaykh Muhammad Adil ar-Rabbani QS di Akbaba Dergah, Istanbul, Turki. Ba’da Subuh 30 Desember 2021 (26 Jumadil Awwal 1443 H).
السلام علیكم ورحمة الله وبركاته. اَعُوْذُ بِاللهِ من الشیطان الرجیم بسم الله الرحمن الرحیم. الصلاة والسلام على رسولنا محمد سید الأولین والآخرین. مدد یا رسول الله، مدد یا ساداتي أصحاب رسول الله، مدد یا مشایخنا، دستور مولانا الشیخ عبد الله الفائز الداغستاني، شیخ محمد ناظم الحقاني، مدد. طریقتنا الصحبة والخیر في الجمعیة
Allah ﷻ telah berfirman,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ
“Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu …” (QS. An-Nisaa’: 59)
Pertama, sebagaimana firman Allah ﷻ, adalah [kita harus] taat kepada perintah-Nya ﷻ. Kemudian taat kepada Baginda Nabi ﷺ dan selanjutnya kepada Ulil Amri, pemerintah kita.
Ini adalah perintah Allah عز وجل. Dan ini adalah sesuatu yang harus dilakukan pertama kali oleh setiap orang. Manusia yang hidup di dunia ini karena nikmat Allah ﷻ harus taat kepada Allah ﷻ. Mereka harus melaksanakan perintah Allah ﷻ semampu mereka. Ketika mereka mengatakan bahwa ini adalah apa yang mampu mereka lakukan, maka tidak apa-apa. Tetapi jika mereka durhaka kepada Allah ﷻ dan mengatakan bahwa mereka tidak akan mematuhi apapun perintah-Nya, maka mereka sendiri yang akan merugi.
Allah عز وجل tidak membutuhkan siapa pun. Setiap orang membutuhkan Allah عز وجل. Oleh karena itu, kita harus mematuhi perintah Allah ﷻ sebanyak yang kita mampu, apa pun perintah itu. Kita harus melaksanakannya dan berjalan di jalan Allah ﷻ, di jalan Baginda Nabi ﷺ.
Jika tidak ada Ulil Amri atau pemegang otoritas (pemerintah) di dunia ini, maka orang akan bertindak sesuka hati. Kondisi seperti itu akan menyebabkan kekacauan total. Hal ini juga penting, karena melawan pemerintah [yang sah] adalah perbuatan dosa. Dan situasi ini pernah terjadi di masa lalu.
Ada beberapa fatwa terkait dengan hal tersebut. Mereka [pemerintah sebagai pemegang kekuasan] bisa memberikan semua jenis hukuman [kepada orang-orang yang bertindak sesukanya]. Dan mereka telah menerapkannya sejak dulu. Untuk memberikan kedamaian dan keamanan kepada setiap orang, dan untuk memberikan kehidupan serta mencari nafkah dengan nyaman, maka Allah عز وجل telah membawa mereka ke Maqam ini.
Allah ﷻ menetapkan sebuah pemerintahan untuk memberikan pelayanan kepada seluruh rakyatnya. Bagaimanapun kondisi rakyat [di sebuah negeri], Allah عز وجل menetapkan pihak yang berkuasa sesuai dengan keadaan mereka. Allah عز وجل memberikannya sesuai dengan kebutuhan mereka. Jika rakyat taat kepada pemerintahnya, maka mereka akan hidup damai. Tetapi jika mereka tidak menyukainya dan [kemudian] tidak menaatinya, maka mereka akan merugi.
Sebagai Ulil Amri, maka pemerintah adalah pihak yang berwenang dalam memberikan pelayanan kepada rakyatnya. Jika orang-orang itu tidak menginginkannya, maka mereka akan merugi.
Oleh karena itu, mereka yang taat kepada Ulil Amri maka di sepanjang hidup mereka akan berada dalam kenyamanan, baik di dunia maupun di akhirat. Khususnya bagi mereka yang berada dalam tariqat harus mengetahui hal ini dan menaatinya. Pemberontakan tidak akan membawa kebaikan. Setan adalah yang pertama kali melakukan pemberontakan kepada Allah عز وجل. Setan memberontak dan membantah, sehingga layak untuk dikutuk.
Semoga Allah ﷻ melindungi kita semua. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang durhaka kepada Allah ﷻ, insya Allah. Semoga Allah ﷻ memberi kita rezeki yang baik. Semoga Allah ﷻ melindungi Islam, kaum Muslimin, dan melindungi orang yang menolong agama Islam.
ومن لله التوفیق. الفاتحة
(/mn 31122021)
Leave a Reply