Terimalah sebagai Rahmat

Terimalah sebagai Rahmat

Suhbah Mawlana Shaykh Muhammad Adil Ar-Rabbani QS di Akbaba Dergah, Istanbul, Turki, 30 April 2021 (18 Ramadhan 1442 H) ba’da Shubuh.

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم. بسم الله الرحمن الرحيم

Allah ﷻ berfirman dalam al-Qur’an,

قَالَ كَذٰلِكَ اللّٰهُ يَفْعَلُ مَا يَشَاۤءُ – ٤

“Dia (Allah) berfirman, “Demikianlah, Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS. Ali Imran: 40)

Allah ﷻ berbuat apa yang Dia kehendaki. Tidak ada yang bisa mencegah-Nya. Tidak ada seorang pun yang bisa mengatakan kepada Allah ﷻ untuk melakukan ini atau itu. Segala sesuatu yang terjadi adalah atas kehendak Allah ﷻ.

“Kebaikan ada pada apa yang telah terjadi”. Ini sudah terjadi, jadi kita tidak bisa berbuat apapun atasnya. Kita harus menerima hal itu dan memohon pertolongan kepada Allah ﷻ. Tidak ada cara lain. Umat manusia tidak memahami dan tidak bisa menerima hal ini. Mereka ingin memecahkan masalah itu dan berusaha keras untuk mendapatkan hasilnya.

Apapun yang terjadi, seorang muslim harus ridho atasnya. Selama kalian bersama Allah ﷻ, segalanya menjadi ringan. Hendaknya kalian selalu bersama Allah ﷻ dalam setiap keadaan. Dalam kesulitan maupun kemudahan, ketika berbahagia maupun berduka. Jika kalian tidak melupakan Allah ﷻ, segalanya menjadi mudah bagi kalian. Dan jika kalian melupakan Allah ﷻ, maka segalanya menjadi sulit.

Orang-orang di zaaman sekarang ini mengatakan, ”Kita sedang terkungkung di dalam rumah. Kita tidak bisa keluar.” Hal ini merupakan ujian untuk umat manusia. Saat ini sedang dalam bulan suci Ramadhan. Orang [yakni kaum Muslim] sedang menjauh dari kehidupan duniawi agar bisa lebih dekat kepada Allah ﷻ. Jika kalian melihat keadaan yang sedang kalian hadapi saat ini sebagai karunia dari Allah ﷻ, maka Allah ﷻ akan memberi kalian ganti berupa karunia lebih banyak lagi dan keberkahan yang berlipat ganda atas apa-apa yang kalian kira sebagai sesuatu yang telah hilang dari diri kalian.

Segala kebaikan akan bertambah dan menjadi lebih baik lagi. [Karena itu] Janganlah berdiam diri saja [selama bulan Ramadhan ini]. Bacalah Al Qur’an. Bagi yang belum bisa membaca Qur’an, perlahan-lahan belajarlah membaca Al Qur’an. Seseorang bisa belajar [hingga bisa] membaca Al Qur’an dalam waktu satu minggu. Jika dia berusaha dengan sungguh-sungguh mempelajarinya, dia bisa membaca Al Qur’an dalam waktu lima belas hari, dia siap untuk membaca Al Qur’an ‘Adzimusy Syan. Lakukanlah wirid dan meng-qadha shalat [yakni mengganti shalat wajib yang telah ditinggalkan]. Siapa yang bisa I’tikaf bisa melakukannya. Ada kesempatan [untuk memperbanyak amal kebaikan di bulan suci Ramadhan ini], jadi jangan sia-siakan, tapi gunakanlah untuk kebaikan. Lakukanlah segala sesuatu yang baik dan kalian akan nyaman karenanya.

Orang-orang merasa bosan dan sangat lelah. Mengapa mereka menjadi seperti itu? Hal ini karena mereka tidak mengingat Allah ﷻ. Jika saja mereka mengingat Allah ﷻ, mereka tidak akan merasakan jemu dan mereka tidak akan merasa ketakutan. Kebanyakan orang sedang murung sekarang ini, padahal tidak perlu mereka seperti itu. Orang yang beriman dan yakin kepada Allah ﷻ tidak akan pernah merasa takut pada kematian dan terkena penyakit.

Apa pun yang ditentukan akan terjadi, jika Allah ﷻ menghendaki itu terjadi, kalian tidak bisa mencegahnya. Jika sesuatu itu tidak ditentukan untuk terjadi, kalian bisa saja berinteraksi dengan ribuan orang yang telah terinfeksi [virus Corona], tidak akan terjadi apa-apa pada diri kalian. Api tidak akan membakarmu, sebagaimana yang terjadi pada Sayyidina Ibrahim عليه السلام.

Karena itu, nasihat kita adalah agar kalian selalu bersama Allah ﷻ. Saat ini kita sedang berada di dalam bulan suci dan bulan yang penuh rahmat. Dengan kehendak Allah ﷻ, tiada bahaya tapi semata-mata hanya keindahan yang ada.

Semoga Allah ﷻ menjadikan orang-orang yang sedang menderita [terkena Covid] sebagai jalan untuk menguatkan iman mereka. Semoga segalanya tidaklah menjadi kesia-siaan belaka. Ada sebagian orang yang justru menjadi semakin “edan” dan lebih memberontak [kepada Allah ﷻ]. Semoga apa-apa yang terjadi ini menjadikan kaum muslim semakin dekat kepada Allah ﷻ, insya Allah.

Semoga Allah ﷻ menolong kita. Semoga Allah ﷻ melindungi kita dari segala bentuk kejahatan dan penyakit. Semoga mereka yang sedang sakit segera sembuh.

Wa minallahit tawfiiq, al-Faatihah.

(/sh 02052021)

About

Admin menerima naskah atau informasi suhbah untuk dapat dimuat di website. Silakan mengirim email ke: admin@sohbet.id  | 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*