Jangat Mengingat Keburukan Orang Lain

Jangat Mengingat Keburukan Orang Lain

Suhbah Jummu’ah mingguan Mawlana Syaikh Nazim QS oleh Syaikh Bahauddin Adil (16 Juli 2021)

Jummu’ah Mubarak🌹

Baginda Nabi Muhammad ﷺ bersabda,

Wahai para sahabatku, Allah ﷻ Tuhanku mengutus Malaikat Jibril untuk memberitahu kepadaku sebab musabab dari kerusakan suatu bangsa di masa mendatang. Yaitu, mengungkit peristiwa yang telah terjadi dua jam yang lalu.”

Maksud beliau adalah bahwa jika terjadi suatu perselisihan antara engkau dengan seseorang, dan beberapa waktu kemudian engkau mengungkit, sehingga menyebabkan orang itu jadi mengingat kembali, hal ini seperti api yang telah padam tetapi kemudian engkau menyulut api yang baru.

Ini adalah suatu fitnah!

Fitnah itu sedang tidur. Jika ada yang membangunkannya, maka Baginda Nabi ﷺ mengutuk orang itu.

Jika seseorang tetap menyimpan kotoran di dalam hatinya, hal ini berarti bahwa dia menjadikan hatinya sebagai sebuah toilet.

[Sebagian orang suka mengatakan] ‘Kamu ingat, kan? Bahwa kamu pernah mengatakan ini dan itu kepadaku, dan aku tidak melupakannya.’

Jangan menyimpan segala sesuatu yang kotor di dalam hatimu, karena ia ia membuat kelakuanmu jadi buruk. Ingat hanya hal-hal yang baik dari orang lain.

Orang beriman cepat melupakan keburukan [yang pernah diterimanya dari orang lain], dia tidak bisa mengingat keburukan itu. Ini adalah akhlak mulia yang tumbuh sejalan dengan keimanan yang kuat.

Rasulullah ﷺ telah bersabda,

“Jangan menyimpan suatu keburukan di dalam hatimu.”

(/sh-hf 17072021)

About

Admin menerima naskah atau informasi suhbah untuk dapat dimuat di website. Silakan mengirim email ke: admin@sohbet.id  | 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*