Jangan Terlalu Takut Pada Virus
Suhbah Syaikh Bahauddin Adil, 22 Desember 2020.
‘AudzubiLLAAHi minasy Syaithanir rajiim. BismiLLAAHir Rahmaanir Rahiim.
Kita seharusnya takut hanya kepada ALLAAH ﷻ. Janganlah takut pada apa pun yang ada di sekitar kita. Orang zaman sekarang merasa takut akan keselamatan jiwanya yang membuat orang menjadi “liar”, menjadi arogan dan – secara berlebihan – mempertahankan hidupnya [yakni kesehatannya] dari serangan virus. Ini semua karena manipulasi oleh Syaithan yang dengan pintarnya membuat orang-orang takut secara berlebihan terhadap virus.
Bila engkau terkena virus, mungkin saja engkau mati karenanya. Padahal, kita tidak bisa lari ke manapun [dari ketentuan ALLAAH ﷻ], selain kepada ALLAAH ﷻ [yakni dengan berserah diri – bertawakal – kepada ALLAAH ﷻ].
Tentu saja kita menyadari sedang adanya wabah pandemi virus [yakni Covid 19] tapi hendaknya kita juga bertawakal kepada ALLAAH ﷻ, yang seharusnya kepada DIA-lah kita bergantung. DIA yang menciptakan kita dan yang melindungi diri kita.
Jika saja umurmu sudah ‘habis’ [sudah waktunya mangkat meninggalkan kehidupan ini] maka tidak ada yang bisa menolong [memperpanjang masa hidupmu].
Kami tidak mengatakan bahwa kita tidak perlu berhati-hati [yakni dalam menjalani protokol kesehatan untuk menghadapi Covid 19], tapi hendaknya jangan berlebih-lebihan [janganlah terlalu takut kepada virus].
[Apabila terlalu takut kepada virus] Bisa saja mereka mati bukan karena virus tapi mati karena ketakutan. Rasa takut [pada virus] yang akan membunuh mereka, dan mereka mati bukan karena virus itu sendiri. Apabila seseorang merasa ketakutan, denyut jantungnya akan berdetak lebih cepat, yang menyebabkan umurnya semakin pendek. Karena jumlah denyut jantung manusia sudah ditentukan. Karena itu jika seseorang merasa ketakutan, jantungnya berdetak lebih cepat yang menyebabkan lebih cepat meninggal dunia.DIA ﷻ telah “menuliskan” [yakni menentukan] apa-apa saja yang akan kita makan dan minum [yakni makanan dan minuman apa saja dan seberapa banyaknya] dan jumlah nafas yang kita hirup dan hembuskan [dalam masa hidup kita di dunia ini]. Jika engkau makan lebih banyak, maka akan mempersingkat masa hidupmu. Jika engkau bernafas secara lebih cepat, karena sedang merasa ketakutan, maka masa hidupmu [yakni umur] akan semakin singkat.
Bernafaslah secara lambat-lambat saja. Jangan merasa takut, tapi bersikap santai saja, maka hidupmu [umurmu] akan semakin panjang. Tapi jika engkau ketakutan, maka hidupmu semakin singkat.
Bisa jadi engkau tidak mati karena virus tapi bisa mati karena ketakutan. Bertawakal-lah kepada ALLAAH ﷻ dan berhati-hatilah, tapi jangan berlebih-lebihan.
Catatan:
Menyimak suhbah Syaikh Bahauddin terasa sangat menyegarkan jiwa dan membawa rasa ceria. Sangat disarankan untuk menyimak video suhbah ini.
Link:
https://youtu.be/vTayw40bq-o
(/sh 24122020)
Leave a Reply