Suhbah Mawlana Syaikh Mehmet Adil Al-Haqqani pada 11 November 2019.

BismiLLAAHir Rahmaanir Rahiim. As-Salaamu ‘alaykum waraḥmatuLLAAHi wabarakaatuh.

A‘udzubiLLAAHi minasyaiṭhaanir rajiim. BismiLLAAHir Rahmaanir Rahiim.
Aṣ Shalātu was Salāmu ‘alá Rasūlinā Muḥammadin Sayyidil awwalīna wal ākhirīn. Maddad yā RasūlaLLAAH, maddad yā Sādātī Aṣ-ḥābi RasūliLLAAH, madad yā Masyāyikhinā, dastūr Mawlānā Syaikh ‘AbduLLAAH al-Fā’iz ad-Dāghistānī, Syaikh Muḥammad Nāẓim al-Ḥaqqānī.
baca selengkapnya “Jagalah Lisanmu”

Sultan Awliya Qutb az-Zaman Mawlana Syaikh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani qs

Bismillahir Rahmanir Rahim.

Jika saja kita bisa mendapat manfaat dari hasil penemuan yang berasal dari pikiran kita sendiri, maka kita tidak perlu dan tidak butuh Pembimbing Ruhani.

Akan tetapi, dalam kenyataannya, bahkan para Nabi (as) sekalipun memiliki seorang pembimbing yaitu Malaikat Jibril (as), yang bertindak sebagai perantara antara mereka [Para Nabi] dengan Allah (swt).… baca selengkapnya “Perlunya Mursyid Pembimbing Ruhani”